Rindu yang Angkuh

Didepanku sudah ada 2 batang rokk yang Ia hisap, kali ini yang ketiga. Aku masih menunggunya berbicara. Jemarinya sibuk memainkan d’addario yang baru saja Dia pasang di gitar kesayangannya. Petikan-petikan nadanya tak berirama. Aku tahu, keangkuha adalah sutradara dari peran yang Ia lakoni saat ini. Dalihnya untuk mengacuhkanku.Sejujurnya ada pesan tersirat yang aku dapat. Namun … Read more